PENGERTIAN WARNA DAN LAIN-LAIN
PENGERTIAN WARNA : Warna adalah spektrum tertentu yang terdapat di dalam suatu cahaya sempurna (berwarna putih). Identitas suatu warna ditentukan panjang gelombang cahaya tersebut. Sebagai contoh warna biru memiliki panjang gelombang 460 nanometer.
Ada beberapa istilah yang ada pada unsur warna seperti hue, value, intensitas, komplementer, analogus, warna hangat atau sejuk, tone atau warna kromatik, dan warna heraldik yaitu warna yang di pakai menurut kebiasaan.
PENGERTIAN WARNA ADDITIVE DAN WARNA SUBSTRACTIVE :
Warna additive adalah warna yang berasal dari cahaya dan disebut spectrum. Sedangkan Warna subtractive adalah warna yang berasal dari bahan dan disebut pigmen. Warna pokok additive adalah merah (Red), hijau (Green), biru (Blue), dalam komputer disebut model warna RGB. Warna pokok subtractive adalah Sian (Cyan), Magenta, dan Kuning (Yellow), dalam komputer disebut model warna CMY. (dikutip dari buku "DASAR-DASAR TATA RUPA & DESAIN" oleh Drs. Sadjiman Ebdi Sanyoto).
Warna Subtractive
Media yang menggunakan pantulan cahaya untuk untuk menghasilkan warna memakai metode campuran warna subtraktif. Campuran kuning dan cyan menghasilkan nuansa warna hijau; campuran kuning dengan magenta menghasilkan nuansa warna merah, sedangkan campuran magenta dengan cyan menghasilkan nuansa biru.
MODEL WARNA :
Model Warna RGB adalah sebuah model warna additif dimana pancaran warna red (merah), green (hijau), dan blue (biru) ditambahkan bersama dengan cara yang bervariasi untuk mereproduksi susunan warna yang lebar. Warna aditif digunakan untuk lighting, video, dan monitor. Monitor sebagai contoh, menciptakan warna dengan memancarkan cahaya melalui merah, hijau dan biru fosfor.
Tujuan utama dari model warna RGB adalah untuk mempresentasikan ulang, dan menampilkan gambar dalam sistem elektronik, misalnya dalam televisi dan komputer. Model warna RGB juga digunakan dalam fotografi konvensional.
Model Warna CMYK adalah kependekan dari Cyan, Magenta, Yellow (kuning) dan warna utamanya yaitu blacK (hitam) dan sering kali dijadikan referensi sebagai suatu proses pewarnaan dengan mempergunakan empat warna). CMYK adalah bagian dari model pewarnaan yang sering dipergunakan dalam pencetakan berwarna. Namun ia juga dipergunakan untuk menjelaskan proses pewarnaan itu sendiri. Meskipun berbeda-beda dari setiap tempat pencetakan, operator surat kabar, pabrik surat kabar dan pihak-pihak yang terkait, tinta untuk proses ini biasanya, diatur berdasarkan urutan dari singkatan tersebut.
Model Warna HSL adalah suatu model warna yang diperoleh dari color space RGB dan device dependent color space. HSL kependekan dari hue, saturation dan lightness. Di dalam HSL, ketiga karakteristik pokok dari warnanya adalah:
1) Hue: adalah warna yang dipantulkan dari atau memancarkan melalui suatu obyek. Itu diukur sebagai lokasi pada standard color wheel, yang dinyatakan dalam tingkat antara 0o dan 360o. Pada umumnya, hue dikenali dengan nama dari warna seperti merah, orange atau hijau.
2)Lightness: adalah tingkat keterangan relatif atau kegelapan dari warna. Pada umumnya diukur dalam presentase dari 0% (hitam) ke 100% (putih).
3)Saturation: kadang – kadang disebut chroma, adalah kemurnian atau kekuatan dari warna. Saturation menghadirkan jumlah kelabu sebanding dengan Hue, mengukur persentase dari 0% (Hitam)Kelabu sampai 100% ( warma yang dipenuhi ). Pada standar color wheel, saturation meningkatkan dari pusat ke tepi.
Model Warna Lab berdasar kepada persepsi manusia atas warna, merupakan salah satu dari beberapa model warna yang diproduksi oleh Commission Internationale d’Eclairage (CIE), suatu organisasi yang dipersembahkan untuk menciptakan standard untuk semua aspek cahaya.
Nilai numeric di dalam Lab menguraikan semua warna yang ditangkap seseorang dengan penglihatan normal. Sebab, Lab menguraikan bagaimana suatu warna dilihat dibandingkan dengan beberapa banyak bahan warna tertentu yang diperlukan untuk suatu alat (seperti: suatu monitor, desktop printer, atau kamera digital) untuk menghasilkan warna. Lab dianggap sebagai suatu device-independent color model. Color management system menggunakan Lab sebagai acuan warna untuk perubahan yang dapat diramalkan, suatu bentuk warna dari satu color space ke color space yang lain. Lab menguraikan warna dalam kaitannya dengan luminance atau lightness-components (L) dan dua chromatic components (a), komponen merah dan hijau dan (b) komponen (kuning dan biru).
Model Warna YIQ adalah sebuah ruang warna yang digunakan oleh sistem TV NTSC ( sistem warna pada televisi analog yang umumnya digunakan di Amerika, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Burma). YIQ kependekan dari Iuma, In-phase dan Quadrature. Komponen Y (Iuma) merupakan satu-satunya komponen yang digunakan oleh televisi hitam-putih. I dan Q mewakili informasi chrominance (sinyal yang digunakan dalam video sistem untuk menyampaikan informasi warna dari gambar).
Sistem YIQ dimaksudkan untuk mengambil keuntungan dari karakteristik manusia dalam merespon warna. Mata lebih sensitif terhadap perubahan dalam kisaran orange ke biru (I), daripada di kisaran ungu ke hijau (Q).
PERBEDAAN WARNA RGB DAN WARNA CMYK :
CMYK adalah singkatan dari Cyan-Magenta-Yellow-blacK dan biasanya juga sering disebut sebagai warna proses atau empat warna. CMYK adalah sebuah model warna berbasis pengurangan sebagian gelombang cahaya (substractive color model) dan yang umum dipergunakan dalam pencetakan berwarna. Jadi untuk mereproduksi gambar sehingga dapat dicapai hasil yang (relative) sempurna dibutuhkan sedikitnya 4 Tinta yaitu: Cyan, Magenta, Yellow dan Black. Keempat tinta tersebut disebut Tinta / Warna Proses.
RGB adalah singkatan dari Red - Green - Blue adalah model warna pencahayaan (additive color mode) dipakai untuk input devices seperti scanner maupun output devices seperti display monitor, warna-warna primernya (Red, Blue, Green) tergantung pada teknologi alat yang dipakai seperti CCD atau PMT pada scanner atau digital camera, CRT atau LCD pada display monitor.
PERBEDAAN WARNA SPOT DAN WARNA PROSES :
Warna Spot atau Warna Spesial adalah warna khusus yang digunakan karena keterbatasan warna proses. Biasanya warna spesial diindikasi dengan warna Pantone, namun bisa juga warna-warna metalik, silver, gold, dan sebagainya untuk memudahkan komunikasi desainer.
Warna Proses adalah warna campuran yang terdiri atas: Cyan, Magenta, Yellow, Black atau sering disingkat CMYK. Warna Proses ini merupakan warna standard atau warna dasar dalam produksi Cetak Offset.
PENGERTIAN GAMUT WARNA :
Gamut Warna adalah batasan warna yang mampu dihasilkan oleh suatu alat. Masing-masing mode warna RGB dan CMYK punya batasan warna (Gamut) yang berbeda. Itulah sebabnya mengapa image yang menggunakan mode RGB setelah dikonversi ke CMYK akn sedikit berubah. Sebab Gamut CMYK lebih rendah disbanding mode RGB. Nilai Gamut (besar/kecil) akan menentukan perbedaan warna pada peralatan.
FUNGSI WARNA :
1. Fungsi Struktural.
Dalam desain grafis, warna dapat berfungsi mengarahkan pembaca pada informasi yang sifatnya penting. Informasi itu diurutkan secara struktural berdasarkan tingkat kepentingan, yaitu mulai dari informasi yang paling penting hingga informasi yang kurang penting. Selain itu, warna dapat membaedakan antara informasi satu dengan informasi lainnya agar informasi yang dijelaskan dapat dengan mudah dipahami dan dimengerti pembaca.
2. Fungsi Isyarat dan Komunikasi.
Inilah fungsi lain dari sebuah warna sebagai media komunikasi. Cara berkomunikasi melalui warna juga sering dijumpai pada lampu lalu lintas. Pada saat lampu lalu lintas tersebut memberikan isyarat dengan warna hijau yang berarti jalan, kuning berarti bersiap, dan merah berarti berhenti. Melalui warna inilah isyarat sebuah perintah bisa tersampaikan dengan mudah.
3. Fungsi Alamiah.
Warna merupakan penggambaran sifat obyek secara nyata. Bahkan warna dapat menciptakan sifat obyek secara nyata. Sebagai contoh warna biru untuk langit, dan warna hijau untuk daun, laut, dan lain sebagainya. Semua dapat tergambar dengan nyata sebab adanya sebuah warna.
4. Fungsi Psikologis.
Dari sudut pandang kejiwaan warna ternyata dapat dikaitkan dengan karakter-karakter manusia. Orang yang memiliki karakter introvert cenderung lebih senang dengan warna-warna yang cerah. Karena tipe orang seperti ini memiliki sikap dan sifat yang terbuka, lebih memandang ke luar daripada kedalam diri sendiri. Oleh sebab itu, warna dapat menggambarkan karakter seseroang dengan cepat dan tepat.
5. Fungsi Identitas.
Warna memiliki peran penting juga untuk mempermudah orang agar mengenali identitas suatu kelompok, komunitas, perusahaan, bahkan suatu organisasi. Sebagai contoh, warna hijau dominan banyak digunakan untuk organisasi atau suatu perkumpulan kelompok keagamaan di Indonesia. Inilah mengapa warna sangat penting karena kita bisa melihat suatu organisasi hanya dari warnanya. Selain itu, warna juga dapat menjadi karakter tersendiri bagi beberapa produk bisnis. Seperti warna biru pada kemasan minuman yang sering dijumpai.
6. Fungsi Pembentuk Objek atau Keindahan Sebuah Desain.
Keberadaan warna sangatlah membantu di kehidupan kita. Sebab, warna dapat memudahkan mata melihat dan mengenali suatu benda. Contohnya apabila meletakan benda di tempat yang sangat gelap, mata tidak mampu mendeteksi objek tersebut dengan jelas. Warna memiliki fungsi ganda tidak hanya dari aspek keindahan saja, namun juga sebagai elemen yang membentuk diferensial atau perbedaan antara objek satu dengan objek lainnya. Warna, apapun dapat menciptakan keindahan yang mempercantik banyak hal. Seperti, ruangan dinding rumah Anda dicat dengan pilihan warna favorit, maka akan mewujudkan keindahan tersendiri bagi mereka yang melihatnya.
1. Arti Warna Merah.
makna warna merah
Seperti halnya warna api, darah, maupun Matahari, warna merah kerap berkonotasi dengan kekuatan, adrenalin, gairah, serta semangat. Dunia psikologi sering kali mengaitkan arti warna merah dengan energi, gairah, kekuatan, kegembiraan, cinta, enerjik, kemewahan, nafsu dan peringatan. Selain itu, warna merah juga identik dengan kekerasan, kecemasan, bahkan agresivitas.
2. Arti Warna Hijau.
Menjadi representasi dari warna alam, warna hijau sarat akan harmoni (keseimbangan), kesuburan, kesegaran, kedamaian, hingga efek relaksasi bagi seseorang. Kendati punya dampak negatif (menimbulkan rasa terperangkap, kebosanan, ambisi, dan kelemahan),
Warna hijau dipercaya mampu menurunkan stres, melambangkan penyembuhan, hingga mendorong perasaan empati. Dalam psikologi warna, hijau kerap digunakan untuk membantu seseorang yang berada dalam situasi tertekan-agar lebih mampu menyeimbangkan dan menenangkan emosinya.
3. Arti Warna Orange atau Jingga.
Warna Orange Dianggap mampu “merangsang" emosi, tidak heran jika warna orange kerap digunakan pada tempat-tempat makan atau justru di lingkungan kerja yang membutuhkan produktivitas. Dengan daya tariknya yang kuat, warna orange melambangkan kehangatan, kenyamanan, keceriaan, bahkan optimisme.
Sayangnya, dalam dunia desain, penggunaan warna oranye yang berlebihan dapat memberikan kesan “murah", bahkan “mudah dijangkau". Lebih dari itu, penggunaan warna orange secara dominan bahkan bisa menciptakan kesan ramai, gaduh, hingga merangsang perilaku hiperaktif. Sebagai penyeimbang, Anda dapat menggunakan warna ungu atau biru.
4. Arti Warna Kuning.
filosofi warna kuning
Secara umum, warna terang seperti halnya kuning, memberikan kesan ceria, bahagia, energik, dan rasa optimis. Adapun penggunaan warna kuning pada ruangan dipercaya mampu merangsang aktivitas pikiran dan mental, bahkan berdampak pada meningkatnya kemampuan analisis seseorang.
Muncul satu anggapan, mereka yang menyukai warna kuning cenderung lebih bijaksana, cerdas (akademis), kreatif, serta piawai dalam menciptakan ide dan berinovasi. Sayangnya, seluruh manfaat positif tersebut tidak lepas dari risiko kecemasan, inkonsisten, rasa gelisah, bahkan tekanan stres–khususnya bagi mereka si penggemar warna kuning.
5. Arti Warna Biru.
Dalam ranah desain interior, warna biru sering kali digunakan untuk menciptakan kesan luas, stabil, sejuk, dingin, dan relaksasi pada ruangan. Dari segi kesehatan, penggunaan warna biru diyakini mampu meningkatkan konsentrasi, mengatasi rasa cemas, tekanan darah tinggi, migrain, bahkan insomnia.
Adapun arti warna biru melambangkan suatu hubungan profesionalitas, kecerdasan, kepercayaan diri, bahkan menjadi simbol kekuatan. Sayangnya, warna biru juga kerap berasosiasi dengan sikap dingin, keras kepala, tidak ramah, dan kurangnya empati.
Sekian terima kasih semoga bermanfaat tugas kali ini yang saya buat.
2. Fungsi Isyarat dan Komunikasi.
Inilah fungsi lain dari sebuah warna sebagai media komunikasi. Cara berkomunikasi melalui warna juga sering dijumpai pada lampu lalu lintas. Pada saat lampu lalu lintas tersebut memberikan isyarat dengan warna hijau yang berarti jalan, kuning berarti bersiap, dan merah berarti berhenti. Melalui warna inilah isyarat sebuah perintah bisa tersampaikan dengan mudah.
3. Fungsi Alamiah.
Warna merupakan penggambaran sifat obyek secara nyata. Bahkan warna dapat menciptakan sifat obyek secara nyata. Sebagai contoh warna biru untuk langit, dan warna hijau untuk daun, laut, dan lain sebagainya. Semua dapat tergambar dengan nyata sebab adanya sebuah warna.
4. Fungsi Psikologis.
Dari sudut pandang kejiwaan warna ternyata dapat dikaitkan dengan karakter-karakter manusia. Orang yang memiliki karakter introvert cenderung lebih senang dengan warna-warna yang cerah. Karena tipe orang seperti ini memiliki sikap dan sifat yang terbuka, lebih memandang ke luar daripada kedalam diri sendiri. Oleh sebab itu, warna dapat menggambarkan karakter seseroang dengan cepat dan tepat.
5. Fungsi Identitas.
Warna memiliki peran penting juga untuk mempermudah orang agar mengenali identitas suatu kelompok, komunitas, perusahaan, bahkan suatu organisasi. Sebagai contoh, warna hijau dominan banyak digunakan untuk organisasi atau suatu perkumpulan kelompok keagamaan di Indonesia. Inilah mengapa warna sangat penting karena kita bisa melihat suatu organisasi hanya dari warnanya. Selain itu, warna juga dapat menjadi karakter tersendiri bagi beberapa produk bisnis. Seperti warna biru pada kemasan minuman yang sering dijumpai.
6. Fungsi Pembentuk Objek atau Keindahan Sebuah Desain.
Keberadaan warna sangatlah membantu di kehidupan kita. Sebab, warna dapat memudahkan mata melihat dan mengenali suatu benda. Contohnya apabila meletakan benda di tempat yang sangat gelap, mata tidak mampu mendeteksi objek tersebut dengan jelas. Warna memiliki fungsi ganda tidak hanya dari aspek keindahan saja, namun juga sebagai elemen yang membentuk diferensial atau perbedaan antara objek satu dengan objek lainnya. Warna, apapun dapat menciptakan keindahan yang mempercantik banyak hal. Seperti, ruangan dinding rumah Anda dicat dengan pilihan warna favorit, maka akan mewujudkan keindahan tersendiri bagi mereka yang melihatnya.
1. Arti Warna Merah.
makna warna merah
Seperti halnya warna api, darah, maupun Matahari, warna merah kerap berkonotasi dengan kekuatan, adrenalin, gairah, serta semangat. Dunia psikologi sering kali mengaitkan arti warna merah dengan energi, gairah, kekuatan, kegembiraan, cinta, enerjik, kemewahan, nafsu dan peringatan. Selain itu, warna merah juga identik dengan kekerasan, kecemasan, bahkan agresivitas.
2. Arti Warna Hijau.
Menjadi representasi dari warna alam, warna hijau sarat akan harmoni (keseimbangan), kesuburan, kesegaran, kedamaian, hingga efek relaksasi bagi seseorang. Kendati punya dampak negatif (menimbulkan rasa terperangkap, kebosanan, ambisi, dan kelemahan),
Warna hijau dipercaya mampu menurunkan stres, melambangkan penyembuhan, hingga mendorong perasaan empati. Dalam psikologi warna, hijau kerap digunakan untuk membantu seseorang yang berada dalam situasi tertekan-agar lebih mampu menyeimbangkan dan menenangkan emosinya.
3. Arti Warna Orange atau Jingga.
Warna Orange Dianggap mampu “merangsang" emosi, tidak heran jika warna orange kerap digunakan pada tempat-tempat makan atau justru di lingkungan kerja yang membutuhkan produktivitas. Dengan daya tariknya yang kuat, warna orange melambangkan kehangatan, kenyamanan, keceriaan, bahkan optimisme.
Sayangnya, dalam dunia desain, penggunaan warna oranye yang berlebihan dapat memberikan kesan “murah", bahkan “mudah dijangkau". Lebih dari itu, penggunaan warna orange secara dominan bahkan bisa menciptakan kesan ramai, gaduh, hingga merangsang perilaku hiperaktif. Sebagai penyeimbang, Anda dapat menggunakan warna ungu atau biru.
4. Arti Warna Kuning.
filosofi warna kuning
Secara umum, warna terang seperti halnya kuning, memberikan kesan ceria, bahagia, energik, dan rasa optimis. Adapun penggunaan warna kuning pada ruangan dipercaya mampu merangsang aktivitas pikiran dan mental, bahkan berdampak pada meningkatnya kemampuan analisis seseorang.
Muncul satu anggapan, mereka yang menyukai warna kuning cenderung lebih bijaksana, cerdas (akademis), kreatif, serta piawai dalam menciptakan ide dan berinovasi. Sayangnya, seluruh manfaat positif tersebut tidak lepas dari risiko kecemasan, inkonsisten, rasa gelisah, bahkan tekanan stres–khususnya bagi mereka si penggemar warna kuning.
5. Arti Warna Biru.
Dalam ranah desain interior, warna biru sering kali digunakan untuk menciptakan kesan luas, stabil, sejuk, dingin, dan relaksasi pada ruangan. Dari segi kesehatan, penggunaan warna biru diyakini mampu meningkatkan konsentrasi, mengatasi rasa cemas, tekanan darah tinggi, migrain, bahkan insomnia.
Adapun arti warna biru melambangkan suatu hubungan profesionalitas, kecerdasan, kepercayaan diri, bahkan menjadi simbol kekuatan. Sayangnya, warna biru juga kerap berasosiasi dengan sikap dingin, keras kepala, tidak ramah, dan kurangnya empati.
Sekian terima kasih semoga bermanfaat tugas kali ini yang saya buat.

Komentar
Posting Komentar